Warta Pendidikan

PENYELENGGARA PENDIDIKAN

DIHARAPKAN LEBIH AKUNTABEL

stie pariwisata api yogyaYogya, 16/12 2012 (KNIB) 16.  – Pemerintah dalam rangka meningkatkan mutu lulusan, pemerintah mengeluarkan PP.no 19 tahun 2005 tentang indikator 8 standar mutu pendidikan serta PP. No 17 tahun 2010 tentang sistem penjaminan mutu internal (SPMI). Adanya dua PP ini diharapkan penhyelenggara pendidikan lebih akuntabel dan transparan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Hal itu disampaikan Ketua STIE Pariwisata API Yogyakarta Drs. Tri Sucipto, MS, pada wisuda s-1 manajemen pariwisata, Sabtu 15 Desember 2012 di Hotel Santika Yogyakarta. Mahasiswa yang mengikuti wisuda kali itu ada 24 sarjana ekonomi Program Studi Manajemen (Manajemen Pariwisata).

Yanag dimaksud transparan dan akuntabel itu, lanjutnya, pengelola pendidikan harus transparan terhadap pencapaian visi misi dan tujuan yang dituangkan sejak dalam rencana strategisnya (renstra), rencana operasional (renop), rencana pembelajaran, proses pembelajaran, evaluasi dan perumusan peningkatan tingkat capaian yang diinginkan. “Seluruhnya program tersebut dituangkan dalam standar mutu yang diinginkan dan dapat dimengerti oleh semua pemangku kepentingan secara jelas, terukur, dan transparan,” paparnya.

Dijelaskan Tri Sicipto, sebagai seorang sarjana minimal memiliki empat ciri utama yaitu pertama mampu berpikir kritis dengan menggunakan logika ilmiah. Kedua mampu memformulasikan pemecahan masalah secara bijak dan benar. Ketiga berfikir inovatif dan kreatif dan yang keempat selalu bertawakal dan yakin Tuhan akan membimbing dalam kebenaran. (Dn).

 

 

 

ALUMNI IST AKPRIND DIHARAPKAN

SELALU TEGAKKAN NILAI-NILAI

KEBENARAN

Rektor IST AKPRIND Ir. Sudarsono, MT pimpin upacara wisuda IST AKPRIN Yogyakarta

Yogya, 27/11 2012 (KNIB) 15. – Alumni  Institut Sains dan Tehnologi AKPRIND Yogyakarta  (IST AKPRIND) dalam aktifitasnya di masyarakat diharapkan untuk selalu mengedepankan karakter akhlak mulia. Tunjukkan alumni IST AKPRIND di samping cerdas dan trampil, juga dapat diandalkan dan dipercaya, selalu menegakkan nilai-nilai kebenaran, serta mempunyai keramahan sosial yang membawa kemaslahatan bagi sesama.

Harapan itu disampaikan oleh Rektor  IST AKPRIND Ir. Sudarsono, MT pada wisuda sarjana dan ahli madya IST AKPRIND periode semester ganjil tahun ajaran 2012-2013, di Gedung JEC Yogyakarta Selasa 27/11 2012. Hari Senin 26 Nopembere 2012 sebelum mengikuti wisuda para wisudawan mengikuti seminar pembekalan wisuda, tema “ Kiat berwirausaha dan Menghadapi Dunia Kerja” nara sumber Ir. Firman Setiapermana (Senior Advisor Vice President PT Kaltim Pasifik Amoniak dan Lilik Purwanto, ST (Ketua Umum PABBSI Kota Yogyakarta).

Lebih jauh disampaikan oleh Rektor IST AKPRIND, sebagai intelektual lulusan perguruan tinggi, tentu memiliki perbedaan dalam bertindak, bersikap, maupun bergaul dengan mereka yang bukan lulusan perguruan tinggi. “Saudara sungguh beruntung telah memiliki kesempatan dan berhasil lulus kuliah, sehingga saudara tidak saja punya referensi pengetahuan namun juga pengalaman sehingga saudara memiliki modal yang cukup dalam berkiprah di tengah-tengah masyarakat,” tutur Sudarsono sambil ditambahkan perjalanan menuju sukses tidak mengenal kata gagal, yang ada hanyalah memperbaiki setiap langkah yang salah dengan yang lebih benar.

Wisuda  itu diikuti 149 orang yang terdiri dari 112 lulusan program sarjana dan 37 lulusan program diploma. Empat orang dinyataklan lulus dengan predikat cumlaude. Terbaik untuk strata 1 diraih oleh Rina Purwasih dan Lina Lu’Luil Khusna dari jurusan Teknik Industri dengan IPK 3,91 dan masa studi 4 tahun 3 bulan. (Dn)

MAHASISWA UPN BERPRESTASI DI PON

KE 18

Suasana wisuda UPN Veteran Yogyakarta periode ke-1 tahun akademik 2012/2013

Para Guru Besar UPN Veteran Yogya sedang menuju Auditorium wisuda

Yogya, 21/10 2012 (KNIB) 14. -Di bidang olah raga dua mahasiswi UPN Veteran Yogyakarta yang tergabung dalam kontingen Yogyakarta dalam PON ke 18 di Pekanbaru Riau kemarin berhasil menyumbangkan medali. Noreem Annisya Ismail mahasiswi Teknik Kimia memperoleh perunggu untuk cabang renang indah, dan Fitrima Mansur mahasiswi Akuntansi memperoleh medali emas pada cabang olahraga Taekwondo.

Hal itu disampaikan Rektor UPN Veteran Yogyakarta Prof. Dr. H. Didit Welly udjianto, M.S. dihadapan orang tua wisudawan/wisudawati pada wisuda periode ke -1 tahun akademik 2012/2013 tanggal 20 Oktober 2012. Pada wisuda itu diikuti 625 peserta dari berbagai jurusan mulai dari Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana.

Sementara di bidang akademik, lanjut Rektor UPN Veteran Yogya, sebuah terobosan baru akan dilakukan oleh Program Studi Teknik Informatika UPN Veteran Yogyakarta pada tahun ajaran 2012/2013  rencananya akan membuka konsentrasi geoinformatika. Pada dasarnya geoinformatika ini adalah pengembangan jurusan TI yang kemudian ditambah dengan ilmu kebumian sebagai mata kuliah pilihan wajib. “Dengan kombinasi ini UPN Veteran Yogyakarta memastikan kalau konsentrasi ini baru pertama kali diselenggarakan oleh PTS, sehingga geoinformatika diharapkan akan menjadi salah satu konsentrasi unggulan dan memiliki prospek ke depan yang cerah,” demikian Rektor UPN Veteran Yogyakarta. (Dn)

LULUSAN AA YKPN YOGYA DIHARAPKAN

TERUS MENINGKATKAN PENGETAHUAN

Yogya, 30/9 2012 (KNIB)  13. – Diharapkan para wisudawan/wisudawati  setelah meninggalkan akademi untuk selalu memprioritaskan tiga hal tingkatkan pengetahuan, kuasai bahasa inggris, dan tingkatkan kecerdasan omosional.

Hal itu disampaikan Direktur Akademi Akuntansi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara ( AA YKPN) Yogyakarta Drs. Budhi Purwantoro Jati, M.M, Ak pada wisuda Ahli Madya Akuntansi AA YKPN Yogyakarta, Sabtu 29/9 2012. Tercatat ada 38 lulusan dengan predikat cumlaude, dan IPK tertinggi diraih Febriani Nurekawati dengan IPK 3,97.

Lebih jauh diungkapkan, ada berbagai cara untuk meningkatkan ilmu pengetahuan salah satunya dengan rajin membaca atau rajin mengunjungi jaringan internet tentang ilmu-ilmu yang terbaru. “Sementara kematangan emosional seseorang ditandai antara lain kemampuannya untuk mengendalikan perasaan, mampu memahami perasaan orang lain serta menghargai pendapat orang lain, serta mampu melakukan komunikasi dan bekerja sama dengan berbagai fihak secara efektif,” demikian Direktur AA YKPN. (Dn)

MOS MTs, PAB HELVETIA MEDAN GELAR

PRAKTEK MANASIK HAJI

MOS MTs, PAB HELVETIA MEDAN GELAR PRAKTEK MANASIK HAJI

Medan ,18 Juli 2012 (KNIB) 12. -MTs PAB – 1 dan MA PAB – 2 Helvetia melaksanakan Masa Orientasi Siswa (MOS) baru selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 9 Juli s/d 11 Juli 2012 di gedung madrasah tersebut.

Kepala MTs PAB – 1 dan PAB – 2 Helvetia Drs. HM. Fauzi Sunara, MA.  mengatakan, banyak cara atau wawrna yang dimunculkan dalam kegiatanMOS dalam rangka memperkenalkan kepada siswa baru terhadap lingkungan sekolah yang akan mereka masuki.
Namun, menurut Fauzi yang akrab dipanggil Buya ini, Tsanawiyah maupun Aliyah PAB Helvetia setiap tahunnya mewarnai MOS dengan praktek manasik haji dan umroh. “Ternyata kegiatan tersebut tidak kalah meriah dengan penampilan hiburan lainnya”, ujarnya.
Kata dia, kegiatan manasik haji itu dibimbing beberapa guru MTs PAB – 1 dan MA PAB – 2 Helvetia yakni Drs. H. Zakaria Batubara, Satria Wiraprana, SPd., Fazuli Idris, BA., dan Erlinda A. Hrp, Ssi, Apt.
Sementara itu, Ketua Panitia MOS Ramadhani didampingi sekretaris Ismayani, SpdI. menuturkan, jumlah siswa/i yang mengikuti MOS tahun ini 201 siswa terdiri dari Tsanawiyah 124 siswa dan Aliyah 77 siswa.
Sedangkan materi yang disampaikan adalah Sejarah PAB, Wiyata Mandala, Akhlakul Karimah, Cinta Al Qur’an, Belajar Efektif, Sejarah Islam, Teori Fardhu Kifayah, Teori Haji dan Umroh beserta prakteknya. (DJAT)

DI TAHUN 2012 INI SUDAH 60 DOSEN UPN

“VETERAN” TERSERTIFIKASI

Para wisudawan dan wisudawati yang berhasil memperoleh predikat cumlaude UPN Veteran Yogyakarta

Yogya 14/7 2012 (KNIB) 11. –Pada tahun 2012 ini sebanyak 60 dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta berhasil masuk dalam data eligible sertifikasi dosen tahun 2012.Dengan bertambahnya dosen yang telah tersertifikasi diharapkan tahun 2012 ini dapat meningkatkan pola pikir, pola tindak, dan prestasi dari dosen yang bersangkutan pada khususnya dan Sivitas Akademika dan Pegawai UPN “Veteran” Yogyakarta pada umumnya, sehingga ke depan UPN Veteran dapat menjadi universitas yang maju, mandiri, dan modern.

Hal itu disampaikan Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Prof. dr. H. Didit Welly Udjianto, M.S pada saat Wisuda Diploma, Sarjana, Pasca Sarjana periode ke-4 tahun akademi 2011-2012, Sabtu 14/7 2012 di Auditorium UPN Veteran Yogyakarta. Tidak kurang dari 456 sarjana di wisuda saat itu.

Lebih jauh disampaikan, sebagai bentuk kepercayaan masyarakat internasional,  pada kesempatan wisuda ini dihadiri pejabat dari Secretariat for Natural Resources (SERN) Pemerintah timor Leste yang telah memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa Timor Leste yang studi di UPN Veteran Yogyakarta.

“Saya mengharapkan kepada wisudawan dan wisudawati sebagai alumni senantiasa melakukan kontak dan menjalin silaturahmi dengan almamater. Dengan jumlah alumni sebanyak 44.296 orang yang tersebar di seluruh pelosok tanah air dan dengan kematangan prestasi dan posisi jabatan yang disandang, saya yakin mampu menumbuhkan sinergi dan menghasilkan kekuatan yang berarti,” papar Rektor UPN Veteran yogyakarta sambil ditambahkan alumni UPN Veteran Yogyakarta harus miliki jiwa disiplin, kejuangan dan kreativitas dalam melaksanakan tugas pekerjaan dan berprinsip pinter, kober, dan pener. (Dn)

Wamen PAN-RB: Pemimpin Mendatang

Transformasional, bukan Transaksional

JAKARTA, 13-07-2012 (knib) 10.  -Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN-RB) Eko Prasojo mengharapkan para pemimpin masa mendatang menjadi pemimpin yang transformasional dan bukannya pemimpin transaksional.
Hal itu dikemukakan Wamen PAN-RB pada acara penutupan Pendidikan dan Latihan Sekolah Pimpinan (Diklat Sespim) Tingkat I Angkatan XXIV Lembaga Administrasi Negara (LAN), di Jakarta, Selasa (10/7).
“Kepada ibu-ibu dan bapak-bapak peserta, setelah mengikuti diklat ini menjadi pemimpin yang reformis, tanggap terhadap perubahan,” katanya.
Diklat Sespim Tingkat I ini diikuti oleh 30 peserta (empat orang diantaranya perempuan) dari delapan kementerian, lembaga pemerintah nonpemerintah, termasuk Polri dan kejaksaan Agung, serta delapan provinsi.
Menurut Wamen PAN-RB, tantangan berat bagi birokrasi bukannya mengadopsi pengetahuan yang diperoleh dari lingkungan aktivitas sehari-hari, melainkan  melakukan perubahan mental. Ini dia alami sendiri setelah antara 8-9 bulan bekerja di lingkungan birokrasi.
“Dan kesulitan terbesar adalah mengubah kebiasaan. Kebiasaan yang nyaman ke kebiasaan yang kompetitif. Kebiasaan merencanakan sesuatu tidak dengan baik menjadi kebiasaan merencanakan dengan baik. Kebiasaan yang tidak terukur kinerjanya menjadi kebiasaan yang sangat terukur kinerjanya, fokus pada target-target kinerja. Ini yang paling sulit,” tegasnya.
Eko Prasojo mengharapkna setelah mengikuti Diklat Sespim ini peserta bisa menjadi pemimpin yang transformasional, dan harus mengubah dari pemimpin yang transaksional.
“Sudah bukan jamannya lagi ibu-ibu dan bapak-bapak memimpin dengan cara-cara transaksi, apalagi transaksi di luar ketentuan peraturan dan perundang-undangan.  Ini yang paling banyak terjadi di kalangan birokrasi. Transasksi untuk promosi jabatan. Apalagi kelak ibu-ibu dan bapak-bapak menjadi pejabat pembina karir tertinggi dalam reformasi birokarsi, pejabat pembina kepegawaian,” tambahnya.
Terlebih lagi, kata Wamen PAN-RB, “kita sudah harus mulai berpikir menjadi pemimpin transformasional, pemimpin yang nantinya bisa menghasilkan pemimpin-pemimpin baru, pemimpin-pemimin muda yang juga bisa berpikir secara transformasional.”
Eko Prasojo mengingatkan adanya kecenderungan patronasi birokrasi, ketaatan kepada pemimpin yang tidak positif, melainkan dalam kaitannya dengan ketergantungan.
“Ini tantangan terbesar. Sekarang harus tidak boleh lagi melihat orang dari kedekatan dengan seseorang pemimpin, tetapi dilihat dari kompetensi dan kinerjanya. Inilah yang saya maksudkan dengan perubahan kultur, cara berpikir, paradigma. Jadi kalau sebanyak 30 orang peserta ini tidak mampu melakukan perubahan transformarsional dalam diri sendiri dan dalam lingkungan birokrasi, menurut saya diklatpim ini gagal,” tegasnya.
Wamen PAN-RB juga mengemukakan menjadi seorang pemimpin harus mampu berpikir ke depan, selalu mengecek apa yang dilakukan benar atau tidak. Serta ‘selalu iri’. “Kenapa orang lain bisa, tetapi diri sendiri kok tidak bisa,“ tuturnya.
Dalam kesempatan ini Eko Prasojo mengingatkan bahwa para peserta, dan juga alumni lainnya yang berjumlah 702 orang (sudah banyak yang menduduki jabatan eselon I), memegang posisi tertinggi dalam kebijakan birokrasi.
“Ibu-ibu dan bapak-bapak ikut menentukan hitam-putihnya birokrasi, sehingga diharapkan menjadi pereformasi di instansi masing-masing untuk melakukan perubahan, atau mengkondisikan  kepada pimpinan tertinggi betapa pentingnya reformasi birokrasi. Paling tidak sampai tahun 2014,” tambahnya.
Wamen PAN-RB pun secara sederhana ‘mengukur’ berjalan tidaknya reformasi birokrasi. Dikemukakan reformasi birokrasi itu ibarat sesuatu yang tidak nyaman.  “Jadi bagi saya paling gampang. Kalau sudah mulai merasa gelisah itu berarti reformasi birokrasi mulai berjalan. Tetapi kalau tidak menyebabkan orang gelisah malah menimbulkan pertanyaan, ada apa sesungguhnya dengan reformasi yang sedang berjalan,” tambahnya.

Kepala LAN ikut Diklat

Pada Diklat Sespim Tingkat I Angkatan XXIV ini, telah terpilih lima besar peserta, yakni Ir Yohannes Yudi Prabangkara DEA (peserta dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi mendapat predikat sangat memuaskan). Empat peserta dengan berpredikat memuaskan (urutan 2-5) adalah Dr Ir HM Aswin MM (Pemprov Kalimantan Timur), Ir Imam Santoso MSc (Kemen Pekerjaan Umum), Alphonsa Animaharsi Ak Macc (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangaunan), dan Kombes Pol dr Arthur Tampi (Mabes Polri).
Yang menarik di tengah-tengah pelaksanaan Diklat Sespim Tingkat I Angkatan XXIV, dua pejabat dilantik menjadi pejabat eselon I. Mereka Prof Dr Agus Dwiyanto dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terpilih menjadi Kepala LAN. Sementara  dr Arthur Tampai diangkat menjadi Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Mabes Polri. Pangkatnya pun naik dari perwira menengah menjadi perwira tinggi (dari komisaris besar polisi menjadi brigadir jenderal polisi).
Sementara itu Prof Dr Agus Dwiyanto dipercaya menjadi Ketua Alumni Diklat Sespim Tingkat I Angkatan XXIV.    (hs)

GURU HARUS BEKERJA IKHLAS DAN PENUH RASA TANGGUNG JAWAB SERTA PROFESIONAL

Medan,11 Juli 2012 (KNIB) 9. -Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat yang diwakili oleh Kepala Seksi Mapenda Drs. Rahmat mengatakan bahwa guru harus bekerja ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab serta profesional. Hal tersebut diungkapkan pada kegiatan Workshop KTSP Tingkat Dasar dan Menengah di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat di gedung Pegnasos Stabat, belum lama ini.
Oleh karena diharapkan seperti itu, diharapkan agar seluruh peserta dapat mengikuti workshop ini dengan serius dan dapat meningkatkan motivasi pembelajaran, menambah wawasan, keterampilan dan kemapuan dalam menjalankan tugas sehingga melahirkan peserta didik yang berkarakter dan berprestasi, kata Rahmat.
Sebelumnya, Ketua Panitia Misraini, S.Pd.I melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dengan narasumber dari Tim Pengembangan Kurikulum Provinsi Sumatera Utara antara lain Dra. Siti Hafsah dan Bambang Sudewa, S. Pd. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas profesionalisme guru dalam pembelajaran siswa di Madrasah.(JAT)

UMAT ISLAM JANGAN TINGGALKAN AL -

QURAN

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs. Abd. Rahim, M. Hum. dalam acara wisuda Hifzil Qur’an 10 s/d 30 juz di Yayasan Islamic Centre Jln. William Iskandar, Medan Estate

Medan, 20 Juni 2012 (KNIB). 8. -Umat Islam diingatkan jangan meninggalkan Al – Qur’an apalagi tidak membacanya, karena Al – Qur’an menjadi tuntunan dalam kehidupan.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs. Abd. Rahim, M. Hum. dalam acara wisuda Hifzil Qur’an 10 s/d 30 juz di Yayasan Islamic Centre Jln. William Iskandar, Medan Estate, belum lama ini. Hadir Kadis Pendidikan Sumut Syaiful Syafri, MM, Ketua Badan Pelaksana H. Sutan Syahrir, S. Ag, Kepala Madrasah Tahfizil Qur’an, H. Syarbaini Tanjung, Lc, MA, Kepala Madrasah Tsanawiyah, Dahrin Harahap, SPdI, Kepala Madrasah Aliyah Syarwan Nasution, para donatur serta undangan lainnya.
Menurut Abd. Rahim, beruntnglah orang – orang yang selalu dekat dengan Al – Qur’an karena jalan hidupnya akan diliputi kebahagiaan dan selalu mendapatkan berkah. Karena itu, orang tua dihimbau untuk mengajak dan menganjurkan anak – anaknya gemar membaca dan menghafal Al – Qur’an, sehingga nantinya Sumatera Utara memiliki generasi muslim yang Qur’ani sebagai penerus bangsa.
“Kegiatan wisuda para lulusan penghafal Al – Qur’an ini hendaknya menjadi motivasi bagi semua kaum muslimin untuk lebih meningkatkan kemampuan dan kemauannya membaca Al – Qur’an yang dijadikan pedoman hidup” katanya.
Sementara, Ketua Badan Pelaksana Yayasan Islamic Centre H. Sutan Syahrir yang juga Kepala KUAKec. Medan Tembung menyebutkan, kemajuan yang dicapai oleh yayasan ini semakin mengalami peningkatan. Dari segi penambahan peserta didik yang awalnya hanya 13 orang, kini lulusannya sudah ratusan orang dari berbagai Kabupaten/Kota dan Provinsi lain seperti Riau dan Aceh.
Meski sudah banyak perubahan terutama pengadaan ruang belajar dan asrama yang mendapat santunan dari para donatur, namun Syahrir meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan perhatian khusus terhadap lembaga pendidikan berbasis Al – Qur’an ini. “Masih banyak sarana dan prasarana yang diperlukan dalam rangka melahirkan peserta didik yang kompeten, agar lembaga ini tidak hanya mengandalkan kemurahan hati para donatur” ujarnya.
Lulusan yang diwisuda untuk hafal 30 juz sebanyak 20 orang, hafal Al – Qur’an 20 juz sebanyak 33 orang, dan hafal Al – Qur’an 10 juz sebanyak 28 orang. Sementara siswa MTs Hifzil Qur’an 24 orang. Kegiatan wisuda sekaligus pemberian cenderamata kepada para lulusan oleh Yayasan Islamic Centre. (JAT)

DI DIES NATALIS KE 40 IST AKPRIND

YOGYAKARTA

Rektor Mengharapkan IST AKPRIN Menghasilkan

Lulusan Mumpuni

 

 

Yogya 10/6 2012 (KNIB) 7. – Rektor IST Akprind, Sudarsono mengungkapkan, universitas tersebut harus mampu menghasilkan lulusan yang secara keilmuan mumpuni. Namun juga memiliki moralitas dan mentalitas yang tinggi pula serta mampu mengembangkan sains dan teknologi terapan yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan peningkatan harkat dan martabat manusia melalui upaya dalam kehidupan nyata. “Temukan iptek berkenaan dengan perubahan iklim global menyadarkan sumber daya alam sebuah bangsa dapat menimbulkan ancaman bagi generasi manusia masa depan,” ungkapnya.

Upaya riil yang dilakukan, lanjut Sudarsono diantaranya dengan meningkatkan jumlah penelitian dan menjalin kerjasama dengan lembaga riset. Sedangkan karya ilmiah dosen yang selama ini dalam bentuk diktat dan berlaku untuk kalangan terbatas diharapkan dapat diterbitkan menjadi buku sehingga memiliki jangkauan publik yang lebih luas.

“Tahun lalu kami mendapatkan hibah penelitian lebih dari Rp 114 juta. Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat pun mencapai 37 penelitian,” imbuhnya.

Kegiatan penelitin dan pengembangan pendidikan penting untuk mengukur kekayaan Perguruan Tinggi (PT) disebut universitas riset. Karena penelitian yang dilakukan PT tersebut tidak hanya mampu memperkaya khasanah ilmu namun juga bisa masuk ke pasar sesuai dengan kebutuhn masyarakat.

“Kebijakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia masih bertujuan untuk memenui keingintahuan para peneliti sendiri, menambah nilai kredit akademik dan mengejar gelar,” ujar Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dalam pidato ilmiahnya bertajuk ‘Peran IST Akprind Yogyakarta dalam Pengembangan Karakter Bangsa yang Berwawasan Teknologi dan Lingkungan’ yang dibacakan Asek I Pemda DIY, Hastukoro dalam peringatan Dies Natalis ke-40 IST Akprind di kampus setempat, Sabtu belum lama ini.

Menurut Sultan, hasil penelitian belum masuk ke sektor industri dan keuangan pada tahap komersil dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Karena itu ke depan penelitian perlu memperhatikan kebutuhan industri, pasar dan masyarakat untuk mempercepat diseminesi hasil riset ke industri.

Untuk mencapai hal itu, perlu sinergitas antara PT dengan lembaga penelitian. Masing-masing tidak boleh sibuk dengan agenda risetnya sendiri yang mengakibatkan riset yang sama dilakukan oleh berbagai lembaga. “Hal ini tentu saja memboroskan sumber daya memang terbatas,” ujarnya.

Pembangunan sinergi riset dan berbagai sumber daya dalam tradisi riset dan PT bisa menjadi suatu  keniscayaan. Namun butuh langka kongkrit dan komitmen dari lembaga yang memiliki aktivitas meneliti untuk berkolaborasi dalam meningkatkan angka efisiensi riset.

Kurikulum yang digulirkan pun perlu terus dilakukan perbaikan dan disesuaikan dengan kebutuhan dalam negeri. Kerjasama dengan PT di luar negeri melalui program sister university atau sistership pun bisa dilakukan sebagai salah satu upaya pengembangan kurikulum. (Dn)

Anak Adalah Mutiara Hati

Medan ,0 7/06 2012 (KNIB) 6. -Anak adalah mutiara hati yang menjadi kebanggaan sebuah keluarga, untuk itu anak perlu dipersiapkan agar dapat memancarkan pribadi yang cemerlang sekaligus Islami, penting untuk dipahami bahwa anak perlu tumbuh dan berkembang dengan kesadaran akan pentingnya pendidikan pra sekolah serta ilmu keagamaan sejak dini.
Hal ini dikatakan oleh Walikota Medan diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Dr Muhammad Rajab Lubis MH Mpd pada acara wisuda santri Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKQ), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) sekota Medan tahun 2012, Selasa (5/6) di Auditorium UNIMED Jalan Pancing Medan.
Acara ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Drs Iwan Zulhami SH MAP, Camat Medan Tembung Hendra Asmilan SSTP sejumlah pimpinan TKQ=-TPQ se Kota Medan, para santri yang akan diwisuda, sejumlah guru TKQ-TPQ. Dan para undangan lainnya.
Dikatakannya, menjadi kewajiban kita guna memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak  sejak dini, TKQ dan TPQ merupakan salah satu wadah untuk mewujudkan generasi yang cerdas, berilmu dan bertaqwa, melalui pendidikan pra sekolah kita berharap dapat menciptakan pribadi anak yang terampil, kreatif dan bertaqwwa.
“ Keberadaan TKQ dan TPQ saya anggap  memiliki kedudukan strategis sebagai benteng iman dan ahlak anak-anak sejak dini, dan TKQ dan TPQ merupakan salah satu pendidikan non formal bagi anak-anak yang menjalankan fungsinya dibidang pendidikan Islam, “ ujar M Rajab.
 MenurutnyaTPQ dan TKQ ini merupakan wadah memberikan bimbingan, tuntunan kepada anak-anak sehingga dapat menguasai, membaca dan menulis Al-Qur’an dalam waktu relatif singkat, hal ini tentu akan menjadikan generasi muslim, karena sejak dini dapat menghuasai dan membaca Al-Qur’an sekaligus memiliki dasar-dasa ilmu tentang Islam, memiliki ahlak yang mulia dan dapat melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“ Saya mengucapkan selamat kepada para santri yang diwisuda, dengan harapan agar terus meningkatkan pengetahuan, kemampuan dalam membaca dan menulis Al-Qur’an, serta pengetahuan lainnya yang telah didapat dan jangan sekali-kali berhenti membaca dan mempelajari Al-Qur’an, “ harapnya.
Panitia pelaksana wisuda santri TPQ-TKQ sekota Medan, Samadi Batubara SPd melaporkan, jumlah santri yang diwisuda sebanyak 2.145 santri berasal dari TKQ-TPQ se Kota Medan  tahun 2012, merupakan angkatan ke IV yang dibagi dalam tiga session yakni Munasah yang digelar pada 1 sampai 31 Mei dan hari ini adalah puncak kegiatan nya yang melakukan prosesi wisuda dengan di rangkai  sejumlah  kegiatan, seperti menunjukkan kebolehan membaca Al-Fatiha, membaca Doa kepada kedua orang tua, Do’a dunia dan akhirat dan lainnya. (JAT)

TINGKATKAN DERAJAT PENDIDIKAN KOMITMEN

WALIKOTA

Medan, 26-05-2012 (KNIB) 5.-Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menegaskan meningkatkan derajat pendidikan di Kota Medan sudah menjadi komitmennya yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Itu sebabnya pembangunan pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan.
Untuk mewujudkan keinginan itu, orang nomor satu di pemko Medan ini minta dukungan dan partisipasi dari seluruh insan pendidikan.“Pendidikan merupakan komitmen saya.
Jadi saya tidak pernah main-main dengan masalah pendidikan,” kata Walikota didampingi Kadis Pendidikan DR M Rajab Lubis serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan, termasuk Kabag Humas Budi Hariono SSTP MAP ketika menghadiri acara perpisahan siswa-siswi  Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Amir Hamzah mulai tingkat Taman Kanak, SD, SMP, SMA dan SMK di Jalan Meranti Medan.
Karenanya,  Walikota  menilai moto pendidikan yakni pendidikan untuk semua dan semua mendidik harus didukung. Artinya, meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tidak semata  tanggung jawab pemerintah melainkan semua pihak, baik yayasan,  kepala sekolah, guru, stakeholder pendidikan dan para orang tua.
Atas dasar itulah Walikota minta kepada pihak YPI Amir Hamzah  untuk selalu meningkatkan kualitas pembelajaran. Sebab, kemajuan YPI Amir hamzah  akan menambah harumnya dunia pendidikan di Kota Medan. “Saya yakin dan percaya, saudara-saudara memiliki kemampuan lebih untuk mewujudkan harapan tersebut,”  ungkapnya.
Selanjutnya, Walikota mengingatkan  kepada para siswa yang akan meninggalkan YPI Amir Hamzah agar tidak cepat berpuas diri dengan apa yang telah didapat hari ini.  Untuk itu jangan pernah berhenti untuk belajar dan terus lanjutkan pendidikan setinggi-tingginya.
Perpisahan  bukanlah akhir melainkan langkah awal untuk terus meningkatkan kualitas diri pribadi  melalui jenjang pendidikan formal atau lainnya.Apalagi, lanjutnya, persaingan dan tantangan ke depan tidaklah mudah dan cendrung lebih ketat.
Untuk menyikapi hal itu, para siswa dan siswi harus mau dan mampu menguasai dengan baik kemampuan yang telah didapatkan selama menempuh pendidikan di YPI Amir Hamzah. “Semoga dengan kemauan yang keras dan kemampuan diri yang dimiliki, kalian berhasil menggapai cita-cita setinggi yang kalian inginkan,” pesan Walikota.
Sebelumnya, Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin atas nama pribadi dan dewan mengucapkan terima kasih karena YPI Amir Hamzah karena telah melakukan pembinaan dan pendidikan dalam upaya menghasilkan generasi berkualitas. Sedangkan kepada para siswa  yang akan meninggalkan sekolah, diharapkan terus melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.
Dalam kesempatan itu Amiruddin juga menilai komitmen Walikota dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tidak diragukan lagi. Hal ini terbukti  anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan sebesar 30 persen dari APBD Kota Medan.Dengan anggaran sebesar itu tentunya keinginan untuk memajukan pendidikan di Kota Medan  dapat terealisasi.
Sementara itu Ketua YPI Amir Hamzah Prof Dr H Usman Pelly  mengungkapkan dalam lima tahun belakangan ini, seluruh siswa mulai tingkat SD, SMP, SMA/SMK yang mengikuti Ujian Nasional (UN) selalu lulus 100 persen. Diharapkannya pada UN Tahun Ajaran 2011/2012, presentase kelulusan siswa juga 100 persen.(JAT)

VERSI WORLD ECONOMIC FORUM

PARIWISATA INDONESIA BERADA PADA

PERINGKAT  74 DUNIA

Yogya, 20/5 2012 (KNIB) 4.  -Dalam skala internasional, menurut versi world economic forum, pariwisata Indonesia saat ini berada pada peringkat 74 dari 328 negara. Hal ini suatu yang menggembirakan mengingat pada tahun 2009, Indonesia masih berada pada peringkat 81.

Hal itu disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata AMTA, Drs. Budi Hermawan, MM saat mewisuda Program Diploma III dan Sarjana Sekolah Tinggi Pariwisata AMTA periode II tahun ajaran 2011/2012, Sabtu 19/5 di Hotel Grand Ambarukmo Palace.

Pariwisata Indonesia, papar Budi Hermawan, telah mencanangkan visi sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, dan berkelanjutan. Untuk mencapainya, tentu masih banyak hal yang harus dikerjakan antara lain pada bidang produk pariwisata, pengembangan daya tarik, promosi terpadu yang berkesinambungan, dan sumber daya manusia. Pemerintah telah menargetkan peningkatan kontribusi pariwisata terhadap penyerapan tenaga kerja nasional dari 7,70 juta orang pada tahun 2010 menjadi 9,20 juta orang pada tahun 2014.

“Pengelolaan pariwisata yang baik dan berkelanjutan sangat tergantung pada kemampuan dan ketersediaan SDM yang andal.Kebutuhan tenaga profesional di industri pariwisata terus meningkat setiap tahun, namun sampai saat ini masih sangat terbatas institusi pendidikan pariwisata yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut baik secara kuantitas maupun kualitas,” jelasnya.

Selaku penyedia SDM di bidang pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata AMTA, lanjutnya, telah membekali mahasiswa dengan berbagai kompetensi sesuai kebutuhan profesi bidang pariwisata. Untuk memenuhi tuntutan profesi industri perhotelan misalnya, mahasiswa diarahkan pada pembelajaran yang berkonsentrasi pada pengetahuan dan kompetensi khusus seperti food production, beverage, bakery and party,housekeeping, dan front office opperation. Sedang pada industri perjalanan wisata diarahkan pada konsentrasi pengelolaan biro perjalanan, perencanaan tour, dan guiding.

“Mahasiswa dituntut untuk meningkatkan skillnya seperti melakukan pembelajaran sebanyak mungkin dengan praktisi yang masih aktif di industri pariwisata seperti para Chef hotel berbintang, guest lecture. Di akhis studinya mahasiswa disyaratkan untuk menempuh uji kompetensi sehingga setiap lulusan akan terukur bidang dan kualifikasi kempetensinya,” demikian Ketua Sekolah Tinggi Pariwisat AMTA Yogyakarta. (Dn)

Walikota Medan Hadiri Acara Student

Saturday Market

Medan, 07-05-2012 (KNIB) 3. – Walikota Medan diwakili Kepala Bappeda Drs Zulkarnaen MSi didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Medan Drs Anwar Ritonga menghadiri acara student Saturday mall fakultas Ekonomi USU di halaman kampus Fakultas Ekonmi USU, Sabtu (5/5).
Acara student Saturday market  atau pekan pasar mahasiswa yang dibuka pertama kali ini merupakan gagasan para civitas dan para mahasiswa fakultas ekonomi USU, dalam rangka mengembang intrepreniur atau jiwa kewiraswastaan di kalangan para mahasiswa terutama fakultas ekonomi.
Acara ini dibuka oleh Rektor USU Prof DR Syajril Pasaribu, dihadiri dekan Fakultas Ekonomi USU DR H John Tafbu Ritongan MSc, para dosen, civitas akademikan dan para mahasiswa fakultas ekonomi USU, agara ini berlangsun satu hari setiap Sabtu, menampilkan dan menjula berbagai ragam makanan, minuman souvenir dan lainnya.
Rektor USU Prif DR Syahril Pasaribu dalam sambutannya mengatakan, berharap agar kegiatan ini berlanjut secara berkesinambungan, dan nantinya para mahisiswa dapat menggeluti ini sehingga menjadi wira usaha yang sukses dan tidak mengejar pegawai negeri semata.
Walikota Medan diwakili ketua Bappeda Drs Zulkarnaen mengatakan, pemeritah Kota Medan memberikan apresiaisinya terhadap acara ini, karena acara ini nantinya akan menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada para mahasiswa, dan menjadi wirausahawan yang sukses menciptakan tenaga kerja.
Menurutnya, kegiatan ini dipandang cukup posisitf dan proaktif, dan wajar menerima apresiasi yang setinganya kepada USU khusunya fakultas Ekonomi, ini cukup kreatif dan sejakan dengan program pemko medan dalam memperkuat ekonomi local terutama untuk mengembangan usaha ekonomi mikro dan kecil (JAT)

Walikota Dan Wakil Walikota Medan Tinjau

UAN SD

Medan , 07-05-2012( KNIB ) 2. -Secara terpisah Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM meninjau pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat Sekolah Dasar (SD) di sekolah Prime One School jalan Jend A Haris Nasutuion sedangkan Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi meninjau pelaksanaan UAN di SD Yayasan Syafiathul Amaliyah Jalan Setia Budi, serta SDN jalan Sei Petani, sedangkan Sekda Medan Ir Syaiful Bahri meninjau pelaksanaa UAN di SDN Jalan Mistar serta SD Swasta Amir Hamzah Jalan Meranti, Senin (7/5).
Pantauan di lapangan pelaksanaan UAN tingkat SD  untuk Kota Medan sebanyak 45.720 murid  terdiri dari SD Negeri dan Swasta, hari pertama pelaksanaan UAN berlangsung lancar, dan pelaksanaan UAN ini berlangsung selama tiga hari dari 7 sampai 9 Mei 2012 dengan materi yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam kesempatan itu mengatakan, pelaksanaan UAN tingkat SD sudah berjalan dengan baik, dan harapan kita yang pertama penyelenggaraan ini sukses, dan nanti hasilnya akan lebih baik dari tahun yang lalu, untuk itulah kita perlu koordinasi, agar pelaksanaan UAN tingkat SD ini tarus berjalan lancar sampai usai pelaksanaannya.
“ Kita terus berkoordinasi, kita melakukan peninjauaun kebeberapa sekolah seperti Saya, Wakil Walikota, Sekda dan beberapa pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan, mudah-mudahan pelaksanaan UAN tingkat SD ini berjalan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama, “ ujar Rahudman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan DR M Rajab Lubis MSc mengatakan, hari ini adalah pelaksanaan hari pertama UAN tingkat SD, untuk tingkat Kota Medan diiukuti sebanyakk 45.720 siswa SD negeri dan Swasta yang tersebar di 21 kecamatan se Kota Medan yang meliputi 431 SD Negeri dan Swasta, ini adalah ujian nasional kelas VI SD, dan persiapan jauh sebelumnya sudah kita persiapkan, mulai kepanitiaan sampai pembagian tugas pengawasan, serta penempatan pengawas diruangan.
Menurutnya, untuk pengawasan dilakukakan secara silang oleh dua orang guru setiap kelas, jadi guru tidak mengawas di sekolahnya tetapi mengawsi di sekolah lain, kita dapat melihat hari ini pelaksanaan UAN SD di sekolah Prime One School tidak ada guru sekolah ini yang mengawas di sekolah prime one school ini tetapi mengawas di sekolah lain.
Lebih lanjut Rajab menjelaskan,pelaksanaan ujian hari pertama ini sampai menit-menit terakhir berjalan lancar tidak ada hambatan, semoga keadadn ini dapat kita pertahakan sampai selesai pelaksanaan UAN, dan UAN SD ada tiga mata pelajaran dan satu hari satu mata pelajaran yang diuji, sehingga anak mudah mempelajarinya ringan mwenghadapinya dan tidak ada stress. (JAT)

SARJANA ADALAH ASET NASIONAL

Yogya, 7/5 2012 (KNIB) 1. sarjana adalah insan yang telah lulus menempuh pendidikan di perguruan tinggi, oleh karena itu seorang sarjana adalah aset nasional dan kader bangsa pilihan untuk masa kini dan mendatang. Dikatakan pilihan karena banyak pemuda pemudi yang tidak berkesempatan menempuh jenjang perguruan tinggi dikarenakan berbagai hal.

Demikian salah satu sambutan Rektor Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta  Prof. Dr. M. Dawam Rahardjo saat mewisuda sarjana tahun akademi 2011-2012 di Pendopo palace Hotel Ammbarukmo Sabtu 5/5 2012.

Diharapkan Rektor, para lulusan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta untuk bisa menjaga kredibilitas, moral dan kompetensi terhadap ilmu yang ditekuni. “Universitas Proklamasi 45 adalah merupakan monumen aktif bagi eksponen dan pejuang 45 yang dalam misinya wajib melestarikan jiwa, dan semangat nilai-nilai 45 yaitu Pancasila dan UUD’45 serta semangat proklamasi 17 Agustus 1945,” paparnya.

Alumni Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, lanjutnya, harus berada di barisan paling depan dalam upaya mempertahankan nilai-nilai kejuangan 45 yaitu tetap eksistensinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD’45. (Dn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Wisata Pangandaran

  • Wisata Tawangmangu

    TAWANGMANGU
  • Wisata Tegal

  • Slamaran Indah Pekalongan

%d bloggers like this: